Kondisi Siswa Keracunan MBG Memprihatinkan, Sutarto Desak Pemerintah Turun Tangan

Medan — Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutarto, mendesak pemerintah untuk segera memprioritaskan penanganan medis dan pendampingan khusus bagi Febiola Purba. Siswi tersebut merupakan salah satu korban insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus lalu, yang hingga kini dilaporkan mengalami penurunan daya ingat hingga 70 persen.

Sutarto menilai kondisi yang dialami Febiola merupakan dampak serius yang tidak boleh diabaikan. Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan dan pihak terkait diminta bertindak cepat tanpa membebankan penanganan medis kepada keluarga korban.

Langkah cepat dan perhatian serius dari pemerintah sangat dinantikan agar Febiola Purba bisa segera mendapatkan perawatan medis lanjutan terbaik hingga kondisinya membaik secara optimal.

​”Kami sangat prihatin melihat perkembangan kondisi Febiola Purba. Pemerintah harus hadir secara penuh dan menjamin seluruh proses pengobatan, rehabilitasi medis, hingga pendampingan psikologisnya. Ini bukan lagi sekadar penanganan dampak darurat, melainkan tanggung jawab pemulihan masa depan anak. Saya mendesak dinas terkait untuk segera turun tangan memprioritaskan penanganan Febiola,” tegas Sutarto pada Rabu (9/9/2026).

Selain menyoroti pemulihan korban, Sutarto juga mengingatkan pentingnya evaluasi total terhadap tata kelola dan pengawasan higienitas program MBG di sekolah-sekolah. Hal ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan keselamatan para siswa dapat terjamin sepenuhnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top