
Medan – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDI Perjuangan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Dameria Pangaribuan, menyoroti antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kota Medan. Menurutnya, kondisi tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan harus segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Selasa (14/7/2026).

Dameria mengatakan, persoalan distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tidak boleh terus berulang. Ia menilai masyarakat berhak memperoleh pelayanan energi yang stabil dan mudah diakses tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam mengantre di SPBU.
“Kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa. Masyarakat membutuhkan kepastian pasokan BBM agar aktivitas ekonomi, transportasi, dan pelayanan publik dapat berjalan dengan baik. Pemerintah bersama pihak terkait harus segera menghadirkan solusi yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Dameria,
Ia juga menyinggung peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang sempat melanda sebagian besar wilayah Sumatera beberapa waktu lalu. Menurutnya, masyarakat Sumatera Utara telah berkali-kali dihadapkan pada persoalan pelayanan energi, mulai dari pemadaman listrik hingga kelangkaan BBM.
“Masyarakat Sumatera Utara sudah merasakan dampak blackout, dan kini kembali menghadapi antrean panjang BBM. Persoalan datang silih berganti, sementara masyarakat yang terus menanggung akibatnya. Sudah saatnya ada langkah konkret agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” tegasnya.
Dameria berharap Pertamina bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi BBM serta memastikan ketersediaan pasokan di seluruh wilayah Sumatera Utara. Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih baik antarlembaga agar pelayanan kebutuhan energi kepada masyarakat tetap terjaga.
Menurutnya, kepastian pasokan energi merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi demi menjaga stabilitas aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait bergerak cepat memberikan solusi yang efektif sehingga masyarakat tidak lagi dihadapkan pada persoalan serupa di masa mendatang.



