
PANDAN – Bupati Tapanuli Tengah yangjugasebagaiKetuaDPCPDIPerjuangan TapanuliTengah, Masinton Pasaribu, menerima kunjungan audiensi dari civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Barus di ruang kerjanya pada Senin, 15 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan dalam merawat nilai-nilai keberagaman di Bumi Tapteng.
Masinton Pasaribu pada kesempatan itu menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan dan keberagaman suku, adat, budaya serta keyakinan. Sejauh ini di Tapanuli Tengah, dalam keberagaman masyarakatnya hidup rukun dan menjunjung tinggi toleransi.
“Kita harus punya semangat yang sama agar kita menjaga peradaban. Jika kita menilik literasi sejarah pemikiran Bung Karno sebelum negara ini berdiri, kita mendirikan negara yangmempersatukan Nusantara dengan keberagaman adat dan budaya melalui Pancasila,” katanya,

Masinton menambahkan bahwa masyarakat Tapanuli Tengah memiliki modal sosial yang kuat berupa toleransi yang tinggi. la berharap kehadiran STAI Barus dapat memperkaya khazanah intelektual di daerah, terutama melalui program studi yang ditawarkan.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran STAI Barus. Kehadiran program studi keagamaan tentu menjadi penambah khazanah keilmuan yang bermanfaat bagi masyarakat kita,” lanjutnya.



