Januar Aldo Girsang : Meneladani Bung Karno bukan Sebatas Kata, Harus Diwujudkan Melalui Tidakan

Berastagi – Mengucapkan kata bahwa diri kita adalah pengikut Bung Karno atau mengucapkan bahwa kita adalah anak ideologis Bung Karno sangat mudah, akan tetapi yang dibutuhkan Bung Karno bukan sekedar kata atau slogan bahkan terikan yel-yel melainkan implementasi dari ajaran bung karno melalui tindakan nyata pada kehidupan sehari-hari.

Hal itu diungkap oleh Sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo Januar Aldo J Girsang dalam keterangannya melalui sambungan pesan Whats App pada Minggu (31/5/2026).

Mengaku menjadi pengikut Bung Karno tidaklah mudah karena memiliki beberapa syarat yang harus di penuhi, yang pertama adalah kerelaan diri untuk mengikuti nilai-nilai serta ajaran Bung Karno terutama Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,

“Mengamalkan Pancasila harus menggunakan Tafsir Bung Karno, kenapa ini penting karena saat ini Pancasila sering di tafsirkan secara serampangan oleh orang-orang yang mengaku memahami Pancasila baik scara tekstual maupun kontekstual, padahal yang terjadi justru melenceng jauh dari Tafsir Pancasila yang disampaikan Bung Karno dalam Pidato tanggal 1 Juni 1945” Ungkap Aldo Girsang.

Mengembalikan Tafsir Pancasila sesuai dengan pidato Bung Karno pada Tanggal 1 juni menjadi perjuangan ideologis bagi generasi Muda Indosia saat ini, agar Pancasila benar-benar sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Bung Karno,

“Tanpa itu maka Pancasila akan melenceng jauh dan akan tergerus oleh perkembangan jaman dan efek terburuknya Pancasila akan tidak relevan lagi sebagai falsafah hidup bangsa Indonesi” Tegas Aldo Girsang.

Selanjutnya nilai-nilai ajaran Bung Karno yang wajib di amalkan adalah semangat gotong-royong, karena nilai gotong-royong sesungguhnya menjadi watak dan ciri budaya asli Indonesia, jadi bukan barang baru, namun makin kesini semangat gotong-royong semakin hilang,

“Kalau dalam budaya masyarakat Karo kita mengenal ada istilah Aron yang merupakan budaya gotong royong bagi kalangan Petani, bahkan semangat gotong royong dalam Aron mampu memantik semangat perjuangan untuk melawan imperialisme di masyarakat Karo, dengan kata lain apapun yang akan kita perjuangkan harus dengan semangat gotong-royong” Imbuh Aldo Girsang.

Terakhir Aldo Girsang mengingatkan bahwa bulan Bung Karno harus menjadi momentuk untuk membumikan ajaran dan nilai-nilai bung Karno di tengah-tegah masyarakat,

“secara Tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut mengingat kepada seluruh Kader PDI Perjuangan Sumut agar selalu berjuang untuk membumikan ajaran Bung Karno ditengah-tengah Masyarakat dan kerja ini bukan kerja sepele melainkan sebagai kerja kerja Ideologis bagi kader partai” Pungkas Aldo.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top