
Samosir – Untuk menguatkan pengamalan Pancasila kepada Masyarakat, Anggota Komisi XIII DPR yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs Rapidin SImbolon MM laksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Hotel Dainang Pangururan pada Minggu (27/9/2026).
“Beberapa waktu yang lalu kita dihebohkan dengan viralnya salah satu oknum masyarakat yang membawa budaya kampung halaman ke tanah perantauan yang memiliki budaya berbeda, dan kejadian tersebut tentu mengoyak sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia” Ungkap Rapidin Simbolon dalam pemaparannya.
Rapidin Simbolon menjelaskan bahwa kadang kala ada budaya kampung halaman kita yang jika dilaksanakan di kampung halaman orang menjadi Tabu, untuk itu kita harus berhati-hati,
“Perbedaan budaya sesungguhnya merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa, untuk itu kita wajib menghargai perbedaan tersebut, sebab dengan perbedaan tersebutlah kita tahu arti dan makna persatuan” Jelas Mantan Bupati Samosir tersebut.
Menurut Rapidin Simbolon, Pendiri bangsa ini sudah memaklumi banyaknya budaya bangsa Indonesia yang berbeda-beda, maka tercetuslah semboyan Bhineka Tunggal Ika,
“Bhineka Tunggal Ika adalah perwujudan pemakluman akan perbedaan dan menjadikan perbedaan tersebut menjadi sebuah kekuatan bagi tumpah darah Indonesia” Imbuh Rapidin Simbolon.
Jika kita ingin Negeri ini Kokoh dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI maka nilai-nilai yang terkandung dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika harus mengalir disetiap Nadi Anak Bangsa,
“Yakinlah jika semboyan Bhineka Tunggal Ika sudah meresap dalam darah kita, maka persatuan bukan hal mustahil karena kita tidak lagi mempersoalkan perbedaan bahkan dengan perbedaan tersebut kita semakin kokoh bersatu, karena masing-masing Individu mampu saling mengharagai demi tegaknya NKRI” Pungkasnya.


